{"id":588,"date":"2026-09-07T08:09:07","date_gmt":"2026-09-07T08:09:07","guid":{"rendered":"https:\/\/annabatour.co.id\/?post_type=an_article&#038;p=588"},"modified":"2026-09-07T08:09:07","modified_gmt":"2026-09-07T08:09:07","slug":"sai-dalam-haji-tata-cara-dan-ketentuannya","status":"publish","type":"an_article","link":"https:\/\/annabatour.co.id\/index.php\/artikel\/sai-dalam-haji-tata-cara-dan-ketentuannya\/","title":{"rendered":"Sa\u2019i dalam Haji: Tata Cara dan Ketentuannya"},"content":{"rendered":"<p>Sa\u2019i dalam Haji: Tata Cara dan Ketentuannya<br \/>\nSa\u2019i dalam haji merupakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji. Sa\u2019i dilakukan dengan berjalan atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan.<\/p>\n<p>Ibadah ini mengingatkan jamaah pada perjuangan Hajar, ibunda Nabi Ismail \u2018alaihissalam, ketika mencari air untuk putranya. Sa\u2019i juga mengajarkan kesabaran, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT.<\/p>\n<p>Apa Itu Sa\u2019i dalam Haji?<br \/>\nSecara bahasa, sa\u2019i berarti berjalan atau berusaha.<\/p>\n<p>Dalam ibadah haji, sa\u2019i adalah berjalan antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan dengan tata cara yang telah ditentukan.<\/p>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p>\u201cSesungguhnya Shafa dan Marwah merupakan sebagian syiar Allah.\u201d<\/p>\n<p>(QS. Al-Baqarah: 158)<\/p>\n<p>Ayat tersebut menjadi salah satu dasar disyariatkannya sa\u2019i dalam rangkaian ibadah haji dan umrah.<\/p>\n<p>Hukum Sa\u2019i dalam Haji<br \/>\nSa\u2019i merupakan rukun haji menurut jumhur ulama. Karena itu, jamaah yang melaksanakan haji harus menunaikannya agar rangkaian rukunnya sempurna.<\/p>\n<p>Sa\u2019i dilakukan setelah tawaf sesuai dengan rangkaian manasik dan jenis haji yang dijalankan.<\/p>\n<p>Jamaah sebaiknya memahami kapan sa\u2019i dilakukan agar tidak keliru dalam urutan pelaksanaannya.<\/p>\n<p>Tata Cara Sa\u2019i dalam Haji<br \/>\nBerikut tata cara sa\u2019i secara umum:<\/p>\n<p>1. Memulai dari Bukit Shafa<br \/>\nSa\u2019i dimulai dari Shafa.<\/p>\n<p>Jamaah menghadap Ka&#8217;bah, kemudian membaca zikir dan doa yang dianjurkan.<\/p>\n<p>2. Berjalan Menuju Marwah<br \/>\nDari Shafa, jamaah berjalan menuju Marwah.<\/p>\n<p>Perjalanan dari Shafa ke Marwah dihitung sebagai satu kali perjalanan.<\/p>\n<p>3. Berjalan dari Marwah ke Shafa<br \/>\nSetelah sampai di Marwah, jamaah kembali menuju Shafa.<\/p>\n<p>Perjalanan tersebut dihitung sebagai satu kali perjalanan kedua.<\/p>\n<p>Sehingga urutannya:<\/p>\n<p>Shafa \u2192 Marwah = 1<br \/>\nMarwah \u2192 Shafa = 2<br \/>\nShafa \u2192 Marwah = 3<br \/>\nMarwah \u2192 Shafa = 4<br \/>\nShafa \u2192 Marwah = 5<br \/>\nMarwah \u2192 Shafa = 6<br \/>\nShafa \u2192 Marwah = 7<\/p>\n<p>Dengan demikian, sa\u2019i berakhir di Marwah.<\/p>\n<p>4. Berlari Kecil bagi Jamaah Laki-Laki<br \/>\nDi antara dua tanda berwarna hijau, jamaah laki-laki disunnahkan melakukan ramal atau berjalan cepat\/berlari kecil jika memungkinkan.<\/p>\n<p>Sedangkan jamaah perempuan tetap berjalan biasa.<\/p>\n<p>Jamaah yang tidak mampu berlari kecil, misalnya karena usia lanjut atau kondisi fisik tertentu, tidak perlu memaksakan diri.<\/p>\n<p>5. Memperbanyak Doa dan Zikir<br \/>\nSelama sa\u2019i, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan mengingat Allah.<\/p>\n<p>Tidak ada kewajiban membaca doa tertentu untuk setiap perjalanan.<\/p>\n<p>Jamaah dapat berdoa menggunakan doa dari Al-Qur&#8217;an, hadis, maupun doa yang baik untuk dirinya, keluarga, dan umat Islam.<\/p>\n<p>Berapa Kali Sa\u2019i Dilakukan?<br \/>\nSa\u2019i dilakukan sebanyak tujuh kali perjalanan.<\/p>\n<p>Hal yang sering membuat jamaah keliru adalah menghitung perjalanan berdasarkan satu arah.<\/p>\n<p>Shafa \u2192 Marwah dihitung satu.<\/p>\n<p>Bukan pergi-pulang sebagai satu hitungan.<\/p>\n<p>Karena itu, sa\u2019i dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.<\/p>\n<p>Syarat dan Ketentuan Sa\u2019i<br \/>\nBeberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan sa\u2019i antara lain:<\/p>\n<p>Dilakukan setelah tawaf sesuai ketentuan manasik.<br \/>\nDimulai dari Shafa.<br \/>\nBerakhir di Marwah.<br \/>\nDilakukan sebanyak tujuh kali perjalanan.<br \/>\nPerjalanan dilakukan melalui jalur antara Shafa dan Marwah.<br \/>\nMemperhatikan ketentuan fikih mengenai kesucian dan pelaksanaan sa\u2019i.<br \/>\nTerdapat beberapa perbedaan pendapat ulama mengenai sebagian rincian syarat dan ketentuan sa\u2019i. Karena itu, jamaah sebaiknya mengikuti bimbingan manasik dari pembimbing yang kompeten.<\/p>\n<p>Dalil tentang Sa\u2019i<br \/>\nAllah SWT berfirman:<\/p>\n<p>\u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0641\u064e\u0627 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0645\u064e\u0631\u0652\u0648\u064e\u0629\u064e \u0645\u0650\u0646 \u0634\u064e\u0639\u064e\u0627\u0626\u0650\u0631\u0650 \u0627\u0644\u0644\u064e\u0651\u0647\u0650<\/p>\n<p>Artinya:<\/p>\n<p>\u201cSesungguhnya Shafa dan Marwah merupakan sebagian dari syiar Allah.\u201d<\/p>\n<p>(QS. Al-Baqarah: 158)<\/p>\n<p>Rasulullah \ufdfa juga melaksanakan sa\u2019i antara Shafa dan Marwah dalam ibadah haji dan umrah. Dalam hadis Jabir radhiyallahu \u2018anhu mengenai haji Nabi \ufdfa, dijelaskan tata cara beliau melakukan sa\u2019i setelah tawaf.<\/p>\n<p>(HR. Muslim)<\/p>\n<p>Kisah di Balik Sa\u2019i Shafa dan Marwah<br \/>\nSa\u2019i mengingatkan jamaah kepada kisah Hajar dan Nabi Ismail \u2018alaihissalam.<\/p>\n<p>Ketika Nabi Ismail masih bayi dan berada di Makkah, Hajar berusaha mencari air. Ia berjalan dan mencari dari Shafa menuju Marwah, kemudian kembali lagi, hingga akhirnya Allah SWT memberikan pertolongan melalui munculnya air Zamzam.<\/p>\n<p>Peristiwa tersebut menjadi bagian dari syiar yang terus dilakukan oleh umat Islam dalam ibadah haji dan umrah.<\/p>\n<p>Kisah ini memberikan pelajaran bahwa ikhtiar harus disertai dengan tawakal kepada Allah SWT.<\/p>\n<p>Hikmah Sa\u2019i dalam Ibadah Haji<br \/>\nSa\u2019i tidak hanya memiliki tata cara secara fisik, tetapi juga mengandung berbagai pelajaran.<\/p>\n<p>1. Mengajarkan ikhtiar<br \/>\nHajar tidak hanya berdiam diri dan menunggu pertolongan Allah. Ia berusaha mencari air untuk anaknya.<\/p>\n<p>2. Melatih kesabaran<br \/>\nJamaah berjalan berulang kali antara Shafa dan Marwah sebagai latihan kesabaran dan ketekunan.<\/p>\n<p>3. Menguatkan tawakal<br \/>\nSetelah melakukan ikhtiar, seorang muslim menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.<\/p>\n<p>4. Mengingat perjuangan seorang ibu<br \/>\nSa\u2019i mengabadikan perjuangan Hajar dalam menjaga dan menyelamatkan putranya.<\/p>\n<p>5. Mengingat syiar Allah<br \/>\nShafa dan Marwah merupakan bagian dari syiar Allah yang dimuliakan dalam ibadah haji dan umrah.<\/p>\n<p>Tips Melaksanakan Sa\u2019i dengan Nyaman<br \/>\nAgar sa\u2019i berjalan lancar, jamaah dapat memperhatikan beberapa hal:<\/p>\n<p>Gunakan alas kaki yang nyaman jika kondisi dan aturan memungkinkan.<\/p>\n<p>Jaga stamina, terutama bagi jamaah lanjut usia.<\/p>\n<p>Minum air yang cukup sebelum atau setelah sa\u2019i.<\/p>\n<p>Jangan memaksakan diri berlari, khususnya jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.<\/p>\n<p>Ikuti jalur yang tersedia dan jangan mengganggu jamaah lain.<\/p>\n<p>Tetap berdzikir dan berdoa selama perjalanan.<\/p>\n<p>Ikuti arahan pembimbing, terutama terkait urutan ibadah sesuai jenis haji.<\/p>\n<p>Perbedaan Sa\u2019i dalam Haji dan Umrah<br \/>\nPada dasarnya, tata cara sa\u2019i dalam haji dan umrah memiliki kesamaan, yaitu dilakukan antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.<\/p>\n<p>Perbedaannya terletak pada rangkaian ibadah yang mengiringinya.<\/p>\n<p>Dalam haji, sa\u2019i menjadi bagian dari rangkaian manasik haji dan pelaksanaannya berkaitan dengan jenis haji yang dilakukan jamaah.<\/p>\n<p>Sedangkan dalam umrah, sa\u2019i dilakukan setelah tawaf umrah dan menjadi bagian dari rangkaian umrah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sa\u2019i dalam haji adalah salah satu rukun haji yang dilakukan dengan berjalan antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan. Sa\u2019i dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.<\/p>\n<p>Jamaah dianjurkan memperbanyak doa dan zikir selama sa\u2019i. Laki-laki disunnahkan berjalan cepat atau berlari kecil di antara tanda hijau apabila mampu, sementara perempuan berjalan biasa.<\/p>\n<p>Selain menjadi bagian penting dari manasik, sa\u2019i mengajarkan ikhtiar, kesabaran, ketawakalan, dan keteguhan dalam menghadapi ujian.<\/p>\n<p>Sa\u2019i mengajarkan bahwa seorang muslim harus terus berusaha, bersabar dalam proses, dan tetap bertawakal kepada Allah SWT.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":1062,"template":"","class_list":["post-588","an_article","type-an_article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/annabatour.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/an_article\/588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/annabatour.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/an_article"}],"about":[{"href":"https:\/\/annabatour.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/an_article"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/annabatour.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/annabatour.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}